Pelit atau Hemat??

Kamis, 01 Desember 2011 · 0 komentar

Seringkali kita sulit membedakan antara pelit dengan hemat, nah..pada tulisan kali ini mari kita bahas sedikit perbedaan antara pelit dan hemat, untuk lebih mudah dicerna kita menggunakan perumpamaan atau contoh kasus saja..

Ada dua orang sebut saja si A dan si B, kedua orang tersebut memiliki kebiasaan dan pola hidup yang menurut pandangan kasat mata masayarakat sekitar tidak jauh berbeda alias mirip, karean kebiasaan mereka ini oleh masyarakat sekitar mereka mendapat julukan si pelit...loh kog bisa? yuuk kita uraikan perilaku dan pola hidup kedua orang tersebut:

Perilaku dan pola hidup si A
  1. Barang yang dibeli biasanya bukan keluaran terbaru, prinsipnya yang penting bisa digunakan, misalnya: hand phone, jam tangan, dll.
  2. Selalu memprioritaskan tabungan/investasi dalam mengalokasikan pandapatan yang diterima (gaji, bonus, dll)
  3. Apabila mengajak keluarga jalan-jalan atau berkumpul dengan teman, biasanya lebih menyukai tempat-tempat yang murah meriah seperti warung tenda, kedai kopi, taman hiburan umum, perpustakaan, dll.
  4. Memberikan sumbangan untuk kegiatan sosial atau menghadiri undangan hanya sekedar memenuhi kebutuhan sosialisasi dimasyarakat, biasanya jumlah sumbangan yang diberikan tidak menonjol. 

Perilaku dan pola hidup si B 
  1. Berusaha semaksimal mungkin tidak membeli barang kebutuhan, kalaupun terpaksa membeli biasanya membutuhkan pertimbangan yang sangat panjang.
  2. Berprinsip bahwa uang yang didapat sebagian besar harus disimpan, kecuali untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
  3. Semaksimal mungkin mengurangi kegiatan di luar rumah baik dengan  keluarga atau teman-teman..kecuali ada maunya.
  4. Tidak perduli dengan kegiatan sosial kemasyarakatan apalagi yang sifatnya memberi sumbangan, kalaupun terpaksa sekali lagi karena ada kepentingan pribadi.
Nah...dari perbandingan perilaku dan pola hidup si A dan B diatas, silahkan anda menentukan siapa dari keduanya yang pantas dijuluki si Pelit...

Tips menyiasati pengeluaran tak terduga

Selasa, 29 November 2011 · 0 komentar

Seringkali kita dipusingkan dengan pengeluaran-pengeluaran yang tidak terduga, misalnya: anggota keluarga tiba-tiba sakit, menghadiri undangan resepsi pernikahan, sumbangan untuk rekan kantor yang kemalangan, dll. Pengeluaran-pengeluaran seperti ini meskipun pada umumnya jumlah rupiahnya tidak terlalu banyak namun kadang seringkali cukup membuat kita pusing.

Tips melihat saldo Jamsostek secara online

Sabtu, 26 November 2011 · 0 komentar

Rekan-rekan pekerja sudah bisa melihat saldo Jaminan Hari Tua (JHT) Jamsostek secara online tanpa perlu menunggu akhir tahun. 



Berikut cara melihat saldo JHT secara online:
1. Siapkan kartu jamsostek anda dan buka website PT. Jamsostek disini 
2. Kemudian masuk ke menu "Daftar"
3. Klik "Tenaga Kerja", 
4. Klik "Setuju" di bawah Ketentuan Layanan Web
5. Isi form Pendaftaran Tenaga Kerja lalu klik "Daftarkan"
6. Check e-mail " Aktifasi Akun Jamsostek Online"
7. Login sesuai "user id", "password" dan "Nomor KPJ" anda
8. Klik "Buku JHT" di sudut kanan atas.
9. Lihat saldo JHT terkahir anda, bentuknya kurang lebih seperti dibawah ini..

Buku JHT

Top of Form
Perusahaan Tahun
Bottom of Form

Kode
Jenis Transaksi
Nilai Transaksi
SAL
Saldo Awal
35.119.421
IUR
Jumlah Iuran
3.954.974
BGS
Bunga Saldo
2.048.633
BGI
Bunga Iuran
119.785
Total Saldo JHT sampai dengan bulan 10-2011
41.242.813

Apabila terjadi perbedaan saldo antara Informasi website dengan saldo yang tercatat pada administrasi PT. Jamsostek, yang dipergunakan adalah saldo yang tercatat pada administrasi PT. Jamsostek.


Selamat mencoba....

Recent post

Finance Glossary